KDM Ajak Bupati dan Wali Kota Cirebon untuk Menggunakan Cinta dalam Menata Kota
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat menghadiri kegiatan Kirab Budaya Mahkota Binokasih Napaktilas Padjadjaran di Kota Cirebon (FOTO: Arief Pratama/TIMES Indonesia)

KDM Ajak Bupati dan Wali Kota Cirebon untuk Menggunakan Cinta dalam Menata Kota

Keraton Kasepuhan, Kacirebonan, Kanoman, dan Kaprabonan akan ditata menjadi bersih dan rapi.

TIMES Cirebon,Kamis 14 Mei 2026, 16:04 WIB
969
A
Arief Pratama

CIREBONGubernur Jabar (Jawa Barat) Dedi Mulyadi berencana menata kembali keindahan empat keraton yang ada di Kota Cirebon.

Keraton Kasepuhan, Kacirebonan, Kanoman, dan Kaprabonan akan ditata menjadi bersih dan rapi. Jalan di sekitar keraton akan dibersihkan, trotoar diperbaiki.

Begitu juga dengan sungai yang bakal dibersihkan agar memiliki air jernih hingga ke laut. Tidak boleh lagi ada sampah bertebaran dan kekumuhan.

Hal itu ditegaskan Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Gubernur Jabar, dalam kegiatan Kirab Budaya Mahkota Binokasih Napaktilas Padjadjaran, (13/5/2026).

"Saya tak ada keinginan apapun kecuali legacy bahwa ketika Dedi Mulyadi memimpin dengan spirit Padjadjaran, Keraton Kasepuhan, Kacirebonan, Kanoman, Kaprabonan, semuanya harus tertata rapi seperti masa lalu," tegas KDM.

"Tak usah lagi hanya bicara anggaran provinsi, banyak yang ingin membantu berpartisipasi," sambungnya.

Rencana ini dilakukan agar wisatawan betah dan mau berlama-lama berada di Cirebon. Saat ini, menurutnya wisatawan hanya betah sehari saja berada di Cirebon.

"Saya dapat cerita, kunjungan ke keraton di Cirebon itu rata-rata sehari pulang karena hanya melihat keraton, matanya tidak bisa lagi memandang Cirebon yang indah," ucap KDM.

"Atmosfernya terlalu panas. Suasana historikal, suasana sosial, dan suasana cinta kasihnya hilang. Maka saya mengajak kepada Bupatinya juga Wali Kotanya, mari kita gunakan cinta dalam menata kota," tegasnya.

KDM menegaskan bertanggung jawab atas seluruh pembangunan dan renovasi keraton di Cirebon dengan catatan harus dirawat dan dipelihara, bukan dijual untuk keperluan segelintir orang.

"Kita bukan menjual keraton tapi kita merawat keraton, kita bukan menjual makam tapi kita merawat makam," tegasnya.

Ia juga akan menata jalur Kirab Budaya Mahkota Binokasih Napaktilas Padjadjaran di setiap kota yang dilalui dalam kegiatan Milangkala Tatar Sunda.

Penataan tersebut untuk mengembalikan keindahan kota serta menegaskan kembali keberadaan sejarah seni dan budaya Jabar kepada masyarakat Jabar.

"Di Karawang nanti akan saya bangun Pelataran Cinta. Di Bogor, saya juga akan membangun Pelataran Binokasih. Maka tahun depan, di Cirebon dari sejak tadi saya berangkat sampai sini, nanti akan saya bangun Pelataran Caruban," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Arief Pratama
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Cirebon, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.