Pendidikan

Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN 2 Cangkoak Kabupaten Cirebon Belajar di Luar Kelas

Jumat, 17 September 2021 - 16:32
Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN 2 Cangkoak Kabupaten Cirebon Belajar di Luar Kelas Siswa belajar di tenda, Bangunan kelas ambruk, dan siswa belajar di teras.(Foto: Dede Sofiyah/TIMES Indonesia)

TIMES CIREBON, CIREBON – Hampir 10 tahun lamanya bangunan Sekolah Dasar Negeri 2 Cangkoak (SDN 2 Cangkoak), Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon Jawa Barat belum tersentuh pembaharuan atau renovasi. Kini beberapa ruang kelas sudah mengalami kerusakan.

Mulai dari kayu yang keropos, atap bocor, sampai ketersediaan WC yang tidak memadai bagi siswa dan guru yang keseluruhan jumlahnya mencapai 230 lebih. Siapa sangka, bangunan yang nampak kokoh dari luar tersebut nyatanya tidak layak pakai jika dilihat dari jarak dekat.

Pada hari Selasa pagi (14/9/2021) lalu, tiga ruang kelas SDN 2 Cangkoak ambruk yang diawali dengan suara gemuruh. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas siswa atau guru di ruangan tersebut. Sehingga tidak ada korban. Hanya kelas yang sudah lama dikosongkan karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan untuk dipakai kegiatan belajar mengajar.

Siswa SDN 2 Cangkoak 2

Kepala Sekolah SDN 2 Cangkoak, Emi Suhemi mengatakan, sekolah yang sudah berdiri sejak lama ini terakhir di renovasi pada tahun 2012, dan sampai saat ini belum direnovasi kembali meski beberapa bangunan sudah mengalami kerusakan.

"Kalo bangunan rusak sudah lama, cuma kita benahi memang sedikit-sedikit. Yang masih bisa kita benahi, sudah lama juga sejak pandemi kelas kosong. Dan siswa juga belajar di depan kelas lesehan karena beberapa ruangan yang tidak memungkinkan untuk ditempati," ujarnya, Jumat (17/9/2021).

Emi mengatakan, saat ini hanya ada empat ruang yang bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ke empat ruangan tersebut dipakai untuk kelas 1, 2, 3, dan 4.

"Yang belajar di luar itu ada empat kelas, ada kelas 4b, 5 a b, dan kelas 6 Untuk jam belajar semua pembelajaran dilakukan seperti biasanya pada pagi hari," katanya.

Sementara, untuk kelas 5 dengan jumlah siswa terbanyak harus belajar di tenda yang didirikan oleh BPBP Kabupaten Cirebon. Dengan kapasitas setengah dari jumlah siswa kelas 5.

Siswa SDN 2 Cangkoak 3

"Saat ini kelas 5 belajar di tenda yang sudah didirikan dua hari lalu, setengah belajar di tenda dan setengahnya belajar dirumah (daring)," imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, Emi berharap Pemerintah bisa segera membantu untuk renovasi tiga ruang kelas SDN 2 Cangkoak yang ambruk tadi agar segera bisa digunakan kembali. Mengingat, musim hujan akan segera tiba. "Semoga segera mungkin bisa diperbaiki, agar pembelajaran bisa jalan seperti yang lain dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman," pungkasnya. (*)

Pewarta : Dede Sofiyah
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Cirebon just now

Welcome to TIMES Cirebon

TIMES Cirebon is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.