Berita

Resmikan Jembatan Sei Alalak, Presiden RI Jokowi: Cable Stayed dengan Struktur Lengkung Pertama di Indonesia

Kamis, 21 Oktober 2021 - 22:08
Resmikan Jembatan Sei Alalak, Presiden RI Jokowi: Cable Stayed dengan Struktur Lengkung Pertama di Indonesia Presiden RI Jokowi saat meresmikan selesainya pembangunan Jembatan Sei Alalak, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (21/10/2021).(FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMES CIREBON, BANJARMASIN – Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Anggota Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, Anggota Komite II DPD RI Habib Hamid, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Bupati Barito Kuala Noormiliyani AS meresmikan selesainya pembangunan Jembatan Sei Alalak, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (21/10/2021). 

Dalam sambutannya Presiden RI Jokowi mengatakan, kehadiran jembatan ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan, memperlancar arus transportasi antar daerah, mengefisienkan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah sekitarnya, serta menciptakan sentra-sentra ekonomi baru. 

Presiden RI Jokowi 2

"Saya berpesan, agar setelah diresmikan jembatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan dan memajukan kegiatan-kegiatan produktif di masyarakat sehingga dampaknya betul-betul dapat dirasakan oleh rakyat," kata Presiden Jokowi. 

Dikatakan Presiden Jokowi, Jembatan Sei Alalak sepanjang 850 meter dibangun dengan dana Rp278,4 miliar dengan inovasi dan teknologi tinggi serta tahan gempa dan diperkirakan mampu bertahan sampai 100 tahun. Jembatan tersebut merupakan jembatan cable stayed dengan struktur melengkung pertama di Indonesia.

"Saya mendengar masyarakat sudah tidak sabar lagi menunggu peresmian jembatan ini, karena jembatan ini memilki fungsi yang sangat penting sebagai jalur utama akses Kota Banjarmasin dengan berbagai wilayah kota di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sekaligus juga mengatasi kemacetan setelah jalan lingkar selatan rusak diterjang banjir," ujar Presiden. 

Presiden RI Jokowi 3

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, Jembatan Sei Alalak dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun dan menjadi jalur utama akses Kota Banjarmasin dengan berbagai wilayah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

"Jembatan ini dibangun oleh kontraktor PT Wijaya Karya-Pandji, KSO menggunakan anggaran dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/ Sukuk Negara). Sekarang menjadi salah satu destinasi wisata Kota Banjarmasin, karena instagramable," kata Menteri Basuki. 

Dikatakan Menteri Basuki, yang istimewa dari jembatan ini dibangun dengan cable stayed pylon asimetrik. "Namun karena daerah rawa, mencari tanah keras untuk pondasinya sampai 70 meter sehingga biayanya agak sedikit mahal. Tetapi inovasi kabel lengkung ini yang pertama kali di Indonesia yang didesain Direktorat Jenderal Bina Marga," ungkapnya. 

Presiden RI Jokowi 4

Dalam tinjauan malam hari sebelum peresmian, Menteri Basuki menginstruksikan agar setelah diresmikan dilakukan penataan kawasan sekitar jembatan dengan penghijauan. "Agar dirapihkan bagian sisi jembatan dengan ditanami rumput dan pohon sehingga lebih indah," ujarnya. 

Turut hadir dalam acara peresmian Jembatan Sei Alalak oleh Presiden RI Jokowi, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Dirut PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Dirut PT Pandji Iwan Pandji Setiawan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan Banjarmasin Syauqi Kamal (*)

Pewarta :
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Cirebon just now

Welcome to TIMES Cirebon

TIMES Cirebon is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.