Berita

Mendikbudristek RI Minta PTM di Jombang Dibuka Secara Penuh Tanpa Batasan Kuota

Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:42
Mendikbudristek RI Minta PTM di Jombang Dibuka Secara Penuh Tanpa Batasan Kuota Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dengan khusuk memanjatkan doa untuk Gus Dur dan Masyayikh Ponpes Tebuireng (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMES CIREBON, JOMBANG – Kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim berpesan tentang sekolah merdeka dan pembelajaran tatap muka (PTM) segera dibuka tanpa ada pembatasan kuota.

Dalam kesempatan tersebut Nadiem disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Kemudian secara tertutup mereka berdiskusi di ndalem (rumah) kasepuhan Tebuireng didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Tak hanya itu, Nadiem juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Presiden Rai ke-4 yaitu Almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Mendikbudristek dan bupati jombang 2Nadiem Makarim saat hendak menaburkan bunga ke makam Gus Dur (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Pendiri dan Bos GO-JEK ini, juga memberikan bantuan secara simbolis kepada pengelola makam keluarga Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Melalui Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengunkap hasil diskusi nya dnegan Nadiem. "Mas Menteri tadi berdiskusi tentang sekolah merdeka dan tindak lanjut PTM terbatas selama pandemi," kata Mundjidah Wahab kepada awak media, Kamis (21/10/2021).

“Jadi Mas Mentri (Nadiem Makarim) mengharapkan untuk tatap muka itu tidak dibatasi. Karena kasihan kalau anak-anak (Pelajar) kalau dibatasi,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (21/10/2021).

Selain itu ia juga meminta agar sekolah segera membuka PTM tanpa dibatasi lagi. Mengingat Jombang sudah masuk PPKM level 1. 

Mendikbudristek dan bupati jombang 3Mundjidah Wahab saat konfrensi pers dengan awak media usai mendampingi Mendikbudristek RI di Ponpes Tebuireng Jombang (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Selain itu, Mundjidah Wahab juga mengatakan jika pembelajaran secara normal seperti biasa akan diterapkan pada awal tahun 2022 mendatang. Namun demikian para pelajar di tiap sekolah di Jombang, kata Bupati Jombang akan dimasukkan dengan normal secara bergiliran.

“Insyallah mulai bulan Januari 2022 mendang PTM akan dibuka secara penuh tanpa dibatasi," jelasnya.

Selain menyoal PTM, Mundjidah Wahab mengatakan bahwa Mendikbudristek RI juga berpesan terkait Sekolah Merdeka. Dengan singkat Bupati menjelaskan bahwa dalam program tersebut terdapat guru penggerak. “Selain itu, Mas Nadiem juga berbicara masalah Sekolah Merdeka, jadi dalam hal ini ada guru penggerak itu bisa honorer atau ASN,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Rohmadi (MG-290)
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Cirebon just now

Welcome to TIMES Cirebon

TIMES Cirebon is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.